Pulangnya dia membawa dua bingkisan tas, satu tas ijonya hasil ultahnya sendiri. Dan satu tas ijo dari temannya. Ahh klo gini sih emaknya yg girang. Soalnya ijo2. Mwahahahahaha
Seperti biasa, ganti baju mungkin jadi lebih heboh tapi lebih rumit. Di samping bajunya yang harus dilucuti, kegupuhannya untuk membuka makanan hasil pendapatannya hari ini jadi lebih heboh.
Baju olah raga yang sangat sumuk ini membuat badannya beraroma lebih harum2 kecut ala cuka, tidak seperti biasanya.
Sebagai emak yang doyan bauk kecut anaknya, ini saat yg paling ditunggu. Hahahahahhaha... Tapi bayangkan betapa sumuk bajunya selama dikenakan. Kasian juga. Lha mau bagaimana??😌
Seorang kawan yg sesama ultah di kelas pelangi, memberikan bingkisan berupa nasi kuning berbento, lengkap dengan aneka biskuit dalam kemasan plastik tebal yang baguuuus. Selain bagusnya karena hijau, juga bagus karena ketebalannya.
Dalam hati gueh : mahal ini, gueh belum mampu. Yah semoga segera. Aaamiin aaamiin aaamiin yaa robbal alamin.
Memang, bingkisan ultah untuk kawan sekelas tidak dibatasi, semua terserah ortu yang bersangkutan. Kali ini emaknya bakpau cuma memberikan tumini kecil bernasi tiga warna yang rasanya sih biasa2 aja.
Yang penting doanya. Meski sebenarnya ada faktor harga yang juga berunsur lagi penghematan karena habis bayar sekolah setara hp samsung apik dan masih punya tanggungan lainnya sih.
Si bakpau gupuh dengan makanannya yang indah nan lucu itu. Sayangnya nasi kuningnya pedas lauknya. Batinku : mungkin Allah memang sdh beri jalan bagi bingkisan krlas pelangi hr ini : anak2nya makan nasi tumini dari bakpau, sedangkan emaknya makan nasi kuning berbento yang pedas tadi. Mwahahahahahaha.....
Bakpau masih heboh dengan snacknya, dan langsung kusortir bagian mana yang ada coklatnya. Bagian yg g ada coklatnya kuberikan, dan langsung habis. Sedangkan yang lain disantap kemudian.
Alhamdulillah. Alhamdulillah. Alhamdulillah.









Tidak ada komentar:
Posting Komentar