Jumat, 27 Desember 2019

Penggunaan Kursi Rotan Sepeda Motor Matic untuk Balita

Bapaknya bakpau nggegeri bilang anaknya bahaya kalau naik sepeda duduk depan sendirian bareng emaknya. Harus ada pengamannya segala lah ini itulah. Dengan gupunya dia membelikan sabuk motor yang lagi ngetren dll. Tapi ujung-ujungnya si anak malah gak mau pakai.


Pas pulang sekolah dan gak repot, emak bakpau pun beli kursi bareng Cak Joko di tikungan klentheng Jombang. Kebetulan di situ lagi ada yang jual kursi rotan untuk dudukan anak di sepeda motor matic yang oke punya menurut guweh dan bisa diaplikasikan untuk Si bakpau.
Agak mahal sih. Dari hariga 120 jutawar jadi 100. Padahal dari desas desus harganya hanya 50. Tapi berhubung guweh buru2 dan ndang perlu jadi ya asal samber aja. Awalnya bakpau pilih yang doraemon. Tapi akhirnya kupilihkan yang tayo karena gambarnya lebih menarik. Untungnya dia tetap mau.

Alhamdulillah, dalam pemakaian pertama dia tampak senang menggunakannya, lebih nyaman pula. Masuk sekolahnya tak seberapa rewel dan gak perlu ditilap. Semoga lanjut positif seperti ini.

Dulu sering lihat orang pakai ini untuk anaknya. Sering juga lihat orang bawa sabuk untuk anaknya saat naik sepeda motor. Anaknya ditaleni supaya gak jatuh. Rupanya, sekarang kami sudah berada dalam fase ini, dimana kebutuhan untuk anak lebih penting. Tapi juga harus memperhatikan kenyamanan dan fungsi keselamatannya secara total.

Secara penggunaan, kursi lebih nyaman karena cukup seru duduk di depan. Tapi sabuk motor lebih aman karena anak lebih rapat dekat dengan orang tuanya. Menurut guweh, kursi lebih nyaman untuk jarak pendek seperti ini. Sedangkan kalau di Surabaya yang jarak jauh, macet banyak orang dll, lebih aman menggunakan sabuk motor anak.


Tapi gimana2 kesimpulannya, meski kita pilihkan barang ini itu, belum tentu anaknya cocok dan mau pakai. Saat tak terduga, ada opsi lain dengan barang subititusi dengan fungsi yang sama, anaknya malah mau dan senang pakainya. Demikianlah sepenggal kisah kursi sepeda rotan pagi in. Mwahahahahhaa...

👶Pengalaman Si Bakpau selama mengenyam pendidikan di Kelas Pelangi Pra-Play Group Al-Iman Jombang 👨

Senin, 23 Desember 2019

Lembar Tugas Sekolah Selama Liburan

Ada tugas dari sekolah yang harus dikerjakan selama liburan. Tugas ini berupa kuesioner untuk orang tua yang berisi kegiatan anak selama liburan, dan buku kreasi anak yang sudah dibuat Si Bakpau di sekolah untuk dicoret-coret semaunya.

Bu Laras sampai khusus datang ke rumah karena Bu Guru lupa membawakannya ke tasnya Bakpau maupun selama terima rapor kemarin. Maklumlah, Si Bakpau baru sekolah berapa hari, mana ada rapor sekolahnya??? Hyaahahahhaha... akhirnya karena kehilafannya itu, Bu Laras mengantarkannya langsung ke rumah.

Sayangnya diantar pas Bakpau dan emaknya ini lagi jadwal khusus : Bubuk Siang. Hehehhehe... Bubuk siang penting bro. Supaya gue gak senewen sorenya. Jadi Si Bakpau gak sempat ketemu sama Bu Laras yang biasanya ngajak main di sekolah. Sayang sekali. 

Bukunya warna biru dengan lubang-lubang di sampingnya. Rupanya, buku inilah yang dikerjakan di sekolah berupa kegiatan menjahit buku beberapa hari yang lalu. Bukan menjahit sungguhan dengan jarum, tapi memasukkan benang atau tali ke dalam lubang sebagai perekat buku supaya kuat dan gak mbrodol2.

Buku anak-anak lain warna biru. Kebetulan Si Bakpau suka sekali dengan warna biru. Dia memang paling suka warna biru, tapi entah mengapa akhir2 ini agak tertarik warna merah. Mungkin karena nyolok mata juga sih, dan match dengan baju seragam sekolahnya.

Nah, buku ini merupakan tugas yang bisa dikerjakan anak selama liburan akhir tahun ini. Lembar sampul nantinya harus ditempel foto Si Bakpau selama liburan. Entah liburan kemana dan ngapain. Padahal kami liburan setiap hari. Hahhahaha... Kami memang gak merayakan tahun baru seperti orang-orang pada umumnya. Karena Alhamdulillah matahari masih bersinar seperti biasa, pecel masih enak dan lijo pun datang sesuai jadwal tanpa memperhatikan ini tahun baru apa nggak.

Pun liburan juga kemana, paling-paling ke wonosalam dan itu kami lakukan hamper tiap minggu maupun saat Si Bakpau bapaknya libur atau meliburkan diri dari target penjualan Mitsubishi expander dan pajero hohohoho.... Jadi bisa liburan setiap saat. Wonosalam masih sangat welcome untuk didatangi setiap waktu dan bisa minum jus duren plus kolak ketan durian kapan saja.

Lembar kedua hendaknya diisi berupa temple-tempel dengan bentuk geometri yang sudah disediakan sekolah. Emak bakpau ini belum lihat bentuk2nya itu dan nantinya mau dibuat apaan.

Lembar yang putih, bisa diisi dengan coret2 kreasi Si Bakpau sendiri. Sedangkan Lembar yang terakhir berupa kertas yang diberi sedotan hingga membentuk balon udara. Nantinya terserah sesuai kreasi mau diapakan. Misalnya dibuatkan keranjang atau dihias sesuai keinginan.


Sebagai manusia yang pernah ke Cappadocia dan naik balon udara, langsung tergambar gue mau bikin apaan. Goreme dan hot air balloon tour yang sangat berkesan itu. Sedangkan lembar putih, rasanya begitu sayang kalau hanya diisi coret2. Kreasinya bebas kan??? Tergantung bagaimana orang tua mengarahkan anaknya. Tiba-tiba guweh punya ide untuk membuat tempel2 dengan bentuk yang lain.....

👶Pengalaman Si Bakpau selama mengenyam pendidikan di Kelas Pelangi Pra-Play Group Al-Iman Jombang 👨

Minggu, 22 Desember 2019

Kreasi Murah Bikin-Bikin untuk Anak Balita dari Perayaan Hari Ibu di Sekolah Al-Iman


Kreasi bikin2 ini rupanya terbuat dari sendok nasi kayu yang besar itu lalu dihias dengan cat lukis seperti layaknya ikan. Sebuah ide yang sangat brilian dimana anak2 diberi kesempatan untuk menghias di tempat yang menarik dalam bentuk yang lucu pula.


Anak2 tinggal berkreasi sesukanya menghias ikan dengan warna yang sudah disediakan sekolah. Sedangkan sendok nasi kayu ini juga benda yang murah dan mudah didapat. Jika jadi, nantinya juga bisa jadi pajangan wow ini kreasiku lhow. Gitu lah bunyinya. Sendok nasi juga identik dengan kegiatan emak2 di dapur, meski emaknya bakpau alergi sama namanya pawonyes. Oo sorry. hehehehe



Menurut laporan bu rosi, dalam rangka membuat hadiah untuk emak di hari Ibu nasional, Si Bakpau katanya nggak mau melukis dan bikin2 tadi. Dia Cuma melihat. Tapi dia malah bantuin temannya bikin. Mwahahahhahahaha.... apa2an sih.


Tapi tetap dia bawa pulang sendok ikan ini. Yang jelas bu evi membantunya. Dan yang melukis mungkin juga bu evi, berikut yang memasukkan ke dalam plastic berikut kremik2annya.


Ada hiasan berbentuk hati yang isinya ucapan cinta untuk emaknya. Selamat hari ibu lah. Happy mothers day lah. Halah. Bakpau belum ngerti, toh emaknya gak suka hal2 yang menye2 romantis ginih. Mwahahahhahahahahahha.......


Cuman tulisannya dibuat dengan font yang dicantik2kan. Meski emaknya merasa sombong ‘oh guweh bisa bikin lebih bagus yes’ tapi bu guru sudah dengan sukacita dan susah payah bikin dan momong untuk anak2 segitu banyak. Gila gak tuh. Hebat banget kan. Jadi mereka bikin itu sudah dengan segenap daya dan upaya dan hasilnya pun belum tentu bisa diwujudkan sama emaknya ini. Terbukti toh elek2 tetep dadi, daripada emaknya yang gak bikin apa2. Hyahahhahahah... kurang ajar.


Ya sudahlah, Alhamdulillah lah ya. Bagus. Hebat. Gurunya hebat. Semoga anaknya juga nanti lebih hebat.



👶Pengalaman Si Bakpau selama mengenyam pendidikan di Kelas Pelangi Pra-Play Group Al-Iman Jombang 👨

Jumat, 20 Desember 2019

Perayaan Ultah Akbar Periode Desember


Ada perayaan ulang tahun akbar periode desember di sekolah. Memang, di sekolah Al-Iman Jombang setiap bulan ada perayaan ulang tahun bareng-bareng anak-anak. Jadi meskipun ultahnya tanggal 3 ataupun tanggal 30, maka perayaannya dilakukan bebarengan di tanggal yang sudah ditentukan sekolah. Supaya gak setiap hari ulang tahun dan gak jor2an hadiah juga sih. Hahhaa....


Seperti biasa perayaan dilakukan di halaman sekolah lengkap dengan panggung2 kecil untuk yang sedang berulang tahun. Sedangkan perayaan di kelas dilakukan secara internal. Kali ini yang berulang tahun ada dua anak di kelas, dan sepertinya periode kelas selasa-kamis-sabtu.
Si Bakpau gak seberapa kenal dengan yang empunya ultah, tapi gak papa lah. Mumpung ada hadiahnya. Pas ada juga. Emak bakpau kebetulan sedang punya stok kaos polo sederhana yang wearable buat gegayaan. Lumayan buat hadiah. Berhubung kertas kadonya Cuma ada warna pink, jadi gak papa juga kan. HAhahahhaha


Ada fotonya si Bakpau serah terima hadiah buat kawannya itu. Entah dia ngerti apa nggak, yang jelas guweh memang mengajarkan untuk berbagi sedini mungkin. Supaya dia gak suka ngerebut2 apa2nya anak2 juga sih.

Hari ini jumat. Pulangnya jam10. Agak ruwet karena bareng sama jadwalnya kak mila sekolah. Jemput juga. Bareng pula. Sayangnya karena kak mila agak molor keluarnya akhirnya jemput bakpau juga agak terlambat pas pulangnya. Maaf ya nak.



Pas juga Cak Den dan Cak Joko keluar semua mobilnya. Jadi dijemput naik sepeda, eh sepedanya dipake pula. Berhubung agak berat ini bawa kakak mila, seru juga pulangnya bawa aneka bakelan dan berkatan penghasilan dari perayaan ultah akbar di sekolah ini tadi.

👶Pengalaman Si Bakpau selama mengenyam pendidikan di Kelas Pelangi Pra-Play Group Al-Iman Jombang 👨

Kamis, 19 Desember 2019

Membuat Prakarya untuk Hari Ibu : Sendok Ikan, Kreasi Murah dan Hemat


Jadwal Si Bakpau sebenarnya hari Senin Rabu Jumat. Namun karena ada perayaan Hari Emak dan sudah mepet waktu liburan akhir tahun sehingga kali ini ada kegiatan di hari kamis yang dibarengkan sama anak-anak yang masuk di hari itu. Agenda acara hari ini adalah : Menghias dan melukis.

Pertanyaannya, apakah yang dilukis?? Untuk apa dihias???

Ternyata, dalam perayaan hari emak ini, anak-anak diminta untuk menghias sendok nasi yang dari kayu itu, dengan melukisnya sesuai kreasinya. Nantinya, sendok akan diberikan untuk emaknya sebagai tanda kasih sayang dalam bentuk karya kreasi tangannya sendiri.


Kegiatan hias-melukis ini dilakukan di lapangan sekolah yang sebenarnya merupakan halaman tengah dimana anak-anak melakukan berbagai acara. Tikar digelar dan anak-anak melukis bersamaan dipandu bu guru masing-masing.


Dari potret, si bakpau tampak serius melukis dan memperhatikan teman2nya melukis. Hari kamis tentunya banyak anak-anak ‘tak dikenal’ yang masuk di kelas bakpau periode senin-rabu jumat, meski ada beberapa kawan yang masuk setiap hari, namun banyak pula anak periode kelas senin-rabu-jumat yang tidak masuk karena berbagai sebab. Tapi dia tetap enjoy dan bisa berbaur.


Dari laporan bu Rosi, rupanya si Bakpau tidak mau melukis sendiri. Maunya dilukis dan dibantu bu evi melulu. Tapi dia malah bantu temannya. Hahhahahahaha... ada-ada pun.

Rupanya, setelah dilukis, ada kegiatan lanjutan di kelas yang mungkin berupa membungkus hadiah untuk emak dengan plastik dan menghiasnya dengan pita dan kartu ucapan. Tentunya, pembungkusan ini dilakukan setelah kering. Siapa pula yang melakukannya??? Bu Evi juga. Hahhahaha

Setelah pembungkusan anak-anak mengambil foto bersama dengan karyanya masing-masing. Tampak bakpau lumayan gak urus dan gak sadar kamera seperti biasa. Hahahahhaa...


Di kelas, ada panduan pula untuk memberikan hadiah untuk emak, yang bilangnya ibuknya dipeluk dulu. Lalu dicium dan blab la bla wes gak tau terusannya.

Sebagai manusia yang nggak romantis dan gak urus begituan, gueh gak akan tersentuh apalagi terbuai. Si bakpau juga ngasihnya biasa aja di depan sekolah, itu pun karena mengeluarkan jaket setelah beli jus mangga di samping indomaret depan sekolah. Belum ngerti juga dia, pokoknya pikirnya pulang ayo buk beli jus. Ahahahhahah....

Yang jelas, kegiatan ini sangat bagus bagi anak-anak. Bukan dari segi kejutan untuk emaknya. Tapi bagi guweh, ada kegiatan yang bermanfaat yaitu membuat karya dari tangan anak-anak sendiri. Sebuah ide yang kreatif dan murah dengan menggunakan sendok nasi dari kayu yang bisa dihias sesuai kreasi tapi juga tak terlalu mahal harganya. Selain itu juga anak-anak ada kegiatan melukis dan menghias, yang melatih motorik halus dan kreasinya masing-masing.


Sampai di rumah, ketika ditanya : Wah, bagusnyaaa.... ini siapa yang bikin???


Bu Evi, jawabnya. 

Lho bukan adek??
Bukan.


Xixixixi...

👶Pengalaman Si Bakpau selama mengenyam pendidikan di Kelas Pelangi Pra-Play Group Al-Iman Jombang 👨

Rabu, 18 Desember 2019

Diantar Abah Naik Becak ke Sekolah


Si Bakpau kebetulan hari ini berkesempatan pergi ke sekolah diantar abah naik becak motor yang aba beli di jalan. Hahhahaha... Oma dan rombongan kemarin melakukan perjalanan pergi ke barat sehingga rumah jadi agak sepi. Jadi sekalian aba mau halan-halan ke pasar gitu maksudnya.

Bakpau terlihat senang sekali naik becak motor yang dikendarai aba. Tampak dari foto dia begitu menikmati semilir naik becak motor di pagi hari itu. Aba juga senang sekali mengantar cucu bungsunya ini ke sekolah naik becak. Namun satu berkecamuk di kepalaku : Nanti kalau nangis rewel lagi di sekolah, gimana???


Biasanya, Si Bakpau pakai drama telenovela segala kalau tiba di sekolah. Entah nangis, atau rewe nggandol atau terpaksa ditilap kilat seperti biasa. Kali ini berangkat bareng aba. Jadi bisa agak ruwet ini ceritanya, karena kasihan aba nunggu sampe gosong di depan sekolah. Bisa2 aba dicegat orang yang mau naik becak ini nanti. Hahhahaha...

Biasanya si bakpau datang jret ke sekolah lalu bilang sekolahnya nggak jadi buk. Padahal anak-anak lain biasanya orang tuanya hanya mengantar sampai depan sekolah setelah itu disambut guru2 dengan baik2 saja. Lalu masuk sekolah dengan tenang.

Seperti biasa pula, emaknya ini harus ikut masuk ke halaman sekolah dan duduk bareng anak2 sekolah dalam acara doa pagi dan baca asmaul husna. Sambil ikut ngobrol sebentar dan haha hihi entah ngapain. Yang penting membujuk Si bakpau supaya emaknya ini bisa gak terlalu ruwet judulnya.


Tapi sepertinya ini beruntung. Allah sayang. Secara ajaib Si Bakpau nggak nangis di sekolah. Setelah agak lamas edikit duduk melingkar bareng anak-anak yang lain, kemudian dipamiti baik-baik. Salim sama ibuk, salim sama bu Evi. Salim sama ibuk lagi, tapi dijanjikan Thomas segala, baru mau. Hhahahhahah... waduh, jangan sering2 dan terus2an harus dijanjiin ya nak. 


Btw no photo ya. karena masih terheran-heran sekaligus berusaha terlihat biasa sambil jalan dengan tenang tanpa gerakan tilap kilat seperti biasanya. Sayang pas gak ada bu laras. Bu Laras pas pergi. Jadi gak bisa lihat keajaiban pagi ini ya.



👶Pengalaman Si Bakpau selama mengenyam pendidikan di Kelas Pelangi Pra-Play Group Al-Iman Jombang 👨

Selasa, 17 Desember 2019

Ikannya Sekolah Juga

Si Bakpau hari ini membawa ikan hasil obok2 pelanggaran hak asasi ikan di alun-alun semalam. Ikan2 yang dibawa dengan ember kecil itu, menjadi tontonan anak2 yang lain di sekolah. Si Bakpau pun panik menyelamatkan ikannya, medit dia kuatir anak lain ambil ikannya.


Pas pulang sekolah, dari lima ikan yang dibawa, hanya satu yang bertahan. Wajarlah, sisa diobok2 anak seluruh kabupaten Jombang. Apa gak kocak itu otaknya yang cuma seukuran upil? Berhubung emaknya bukan pemelihara, dan eman kalau ikannya mati di dalam pengawasan bakpau, mendingan ditaruh di sekolah.


Saat pulang, bu evi mengembalikan ikan2 itu. Kemudian kuminta bakpau memasukkan ikan itu ke kolam ikan yang ada di samping parkiran motor guru. Kolam ikan ini merupakan bagian dari hiburan untuk anak2 yang masih nangis. Selain ada kolam ikan, ada juga area kura-kura di sampingnya. Lumayan buat tambahan lihat2an dan pengenalan hewan.


Bakpau tampak senang menyekolahkan ikannya di kolam sekolah. Anak yang lain juga heboh melihat ikan2 itu dilepaskan, meski hanya satu yang masih hidup dan empat lainnya mengapung karena sudah is dead. Hahahhahaha.... Yang lain melihat dengan seksama dan celakanya malah heboh obok2 kolam. Wadoh!



Ya sudahlah, yang penting ikannya bisa kumpul sama teman2nya yaa... xixixiix

👶Pengalaman Si Bakpau selama mengenyam pendidikan di Kelas Pelangi Pra-Play Group Al-Iman Jombang 👨

Bikin-Bikin Time : Menjahit Buku

Agenda kegiatan hari ini adalah menjahit buku dan bermain bebas di arena outbound. Mengenai teknis kegiatan menjahit buku, emaknya sendiri belum paham karena tentunya anak2 juga pasti gak mungkinlah dilepas bebas tusuk jarum sana sini. Bu Guru pasti mendampingi dengan sekuat tenaga mengurus cindil2 kecil yang berlarian kesana kemari itu.


Dari foto, tampak si bakpau begitu antusias hingga gak mau duduk. Posisi tubuhnya selalu paling heboh sedunia. Hahhahahahahha.... Dia masih baru, tapi kok sdh hampir dua bulan sekolah masih neset2 aja ya tingkahnya. Okelah. Yang pinter di sekolah ya nak, kapan gak nangis lagi kalau berangkat???

 

Menjahit buku ini mungkin merupakan bagian dari kegiatan membuat-membuat alias bikin-bikin prakarya di sekolah yang kayaknya untuk acara hari ibu besok tanggal 22. Kenapa kok dibilang kayaknya? Karena sekolah pun merahasiakan apa2 yang dibikin anaknya buat emaknya ini sebagai bentuk kejutaaaan! Gitu. Padahal guweh sih gak terlalu suka kejutan ya, apalagi yang bentuknya ngerjain apalagi ngibulin.

Bagi guweh, hari ibu itu harusnya setiap hari. Perayaan hari ibu Cuma sekedar peringatan tahunan aja. Berdoa buat ibu bapak juga setiap hari, setiap habis sholat, setiap saat. Bukan Cuma hari ibu saja.

Lihat nih emak bakpau yang aslinya memang g seberapa suka dandan, makin rembez aja tiap hari. Setiap hari itu hitam, g ada tanggal merah. Setiap saat itu konsentrasi, ngawasi anak yang seringnya ujet2 ngrusak2 sembarang kalir dan belum bisa dibilangi.



Sebagai emak yang hatinya sekeras batu, guweh sih menyerahkan sepenuhnya pada sekolah. Yang penting anak-anak punya kegiatan yang bermanfaat dan bisa bersosialisasi di rumahnya biota. Jadi emaknya ini punya waktu sejam dua jam buat selonjoran dikit lah ya. Xixixixii.. Nyapu kek, beres2 ta apa gitu di rumah. Atau nulis artikel gini tanpa diujet2 kibornya sama bakpau. Lumayan lah.


👶Pengalaman Si Bakpau selama mengenyam pendidikan di Kelas Pelangi Pra-Play Group Al-Iman Jombang 👨

Senin, 16 Desember 2019

Second Double Trouble

Ini adalah double trouble day yang kedua. Seperti sebelumnya, emak bakpau dan bapak bakpau bertengkar saat mempersiapkan si bakpau sekolah. Bapaknya yang kolot ini, masih berpendapat anaknya belum layak sekolah. Enak2 tidur dibangunin. Sedangkan emaknya, harus jadi timekeeper supaya si bakpau gak terlambat masuk sekolah.


Kemudian, baju sekolah paud random yang kubeli jadi kostum hari ini karena si bakpau seragamnya belum jadi sampai sekarang. Salim aba di depan sambil pakai helm baru. Bapaknya bersiap karena cukup bersemangat beli tali biru untuk boncengan anak naik motor. ‘Alhamdulillah’ rupanya bakpau malah gak mau pakai tali pengikatnya. Hahahahhaha... makanya ta, hasrat itu ada. Kuatir itu bisa. Tapi emaknya lebih tau apa yg bakpau mau.



Di sekolah bu guru sudah menyambut dengan sukacita. Seperti biasa, jret turun dari mobil bakpau malah gak mau sekolah dan minta pulang. Semua makin kacau saat bapaknya ikut mengantar seperti ini. Hari senin yang sangat sulit dan merepotkan. Bu evi sampai bingung karena Bapaknya bakpau cukup mengganggu proses tilap yang biasanya sudah susah malah makin susah.


Si Bakpau hari ini membawa ikan hasil obok2 pelanggaran hak asasi ikan di alun-alun semalam. Ikan2 yang dibawa dengan ember kecil itu, menjadi tontonan anak2 yang lain di sekolah. Si Bakpau pun panik menyelamatkan ikannya. Makin kacau pula saat bapaknya berhasil nilap tapi masih gak ikhlas untuk melihat dan intip dari hall. Ya sudah emaknya ini menenangkan diri saja dengan minum yaEssss aja di indomaret.


👶Pengalaman Si Bakpau selama mengenyam pendidikan di Kelas Pelangi Pra-Play Group Al-Iman Jombang 👨

Niat zakat

Dan *Untuk kegiatan kelas yang bisa  lakukan bersama ananda hari ini  juga masih * Menyampaikan materi ramadhan Materi: pengertian Zakat ...