Setelah
renang di kolam air itu, anak2 berkegiatan lainnya di kelas masing-masing.
Seperti hari biasa, ada salah satu acara yaitu makan bersama di kelas. Setelah
renang memang luar biasa laparnya ya kaaan. Jadi ini momentum yang pas.
Seperti
biasa pula, makanan diletakkan di kelas masing-masing, kemudian bu guru
mendampingi anak-anak makan bersama. Entah bagaimana teknisnya, tapi yang jelas
tiap anak diberi piring dan sendok sendiri, hingga akhirnya makan sendiri.
Bu guru di
kelas juga menginformasikan menu makanan hari itu, berikut kandungan gizinya
sehingga anak2 bisa mengerti varian makanan yang berganti2 tiap pertemuan.
Kemudian, anak2 juga paham pentingnya makanan untuk disantap demi kesehatannya.
Pokoknya, anak2 diberitahu mengenai kandungan gizinya, nyantol enggaknya emboh
wes. Lagipula, apa yang kamu harapkan dari anak2 usia segitu, hah???!?!?!?
xixixixix
Kegiatan
ini memupuk kemandirian anak, dengan makan bersama dan makan sendiri, sehingga
gak perlu didulang. Dari sini anak bisa belajar tertib duduk anteng karena makan
bersama-sama bareng temannya. Sedangkan kemandirian bisa dipupuk dari bagaimana
menyendok makanan sendiri ke dalam mulut.
Semua
tergantung anak itu sendiri, bila sudah mandiri, dia bahkan bisa ambil nasi
sendiri dari wakul dan mengambil lauk sendiri. Jadi dia bisa mengira-ngira
seberapa banyak makanan yang akan disantap dalam satu piring, jangan sampai
dibuang-buang dan bertanggung jawab untuk menghabiskan apa yang diambil.
Kak Dija,
kakaknya Bakpau juga sekolah di al-iman dulu, yang langganan makannya gak habis.
Jadi ada anak-anak yang makanannya gak habis harus berbaris untuk minta maaf ke
bu mar, koki di dapur. Dari sini anak juga akan belajar bahwa gak boleh
membuang-buang makanan, ambil secukupnya, dan minta maaf karena makannya gak
habis. Semacam memupuk tanggung jawab lah.
Nah, si
bakpau ini manusia yang gak bisa diam. Sementara ini dia makan selalu disuapi
karena susahnya makan. Dulu sempat ada fase susah makan, meski sekarang sudah
membaik, sehingga makannya pun harus didulang.
Tampak
dalam gambar dia berdiri sendiri, heboh melihat teman2nya makan, tanpa piring
di tengah kawan2nya yang lagi tertib makan sendiri meski usia ada di bawahnya.
Gila gak??? Opo gak iri banget ini emaknya???
Sepertinya
si bakpau masih belum bisa makan sendiri. Dia masih suka jatuh2 waktu menyendok
makanannya. Dia juga belum bisa diam. Menunya sepertinya dia juga kurang cocok.
Tapi dia heboh sendiri. Mungkin masih belum biasa. Semoga segera membaik dan
bisa berbaur hingga makan sama teman2nya.





Tidak ada komentar:
Posting Komentar