Pertanyaannya, apakah yang dilukis?? Untuk apa dihias???
Ternyata,
dalam perayaan hari emak ini, anak-anak diminta untuk menghias sendok nasi yang
dari kayu itu, dengan melukisnya sesuai kreasinya. Nantinya, sendok akan
diberikan untuk emaknya sebagai tanda kasih sayang dalam bentuk karya kreasi
tangannya sendiri.
Kegiatan
hias-melukis ini dilakukan di lapangan sekolah yang sebenarnya merupakan
halaman tengah dimana anak-anak melakukan berbagai acara. Tikar digelar dan
anak-anak melukis bersamaan dipandu bu guru masing-masing.
Dari
potret, si bakpau tampak serius melukis dan memperhatikan teman2nya melukis.
Hari kamis tentunya banyak anak-anak ‘tak dikenal’ yang masuk di kelas bakpau
periode senin-rabu jumat, meski ada beberapa kawan yang masuk setiap hari,
namun banyak pula anak periode kelas senin-rabu-jumat yang tidak masuk karena
berbagai sebab. Tapi dia tetap enjoy dan bisa berbaur.
Dari
laporan bu Rosi, rupanya si Bakpau tidak mau melukis sendiri. Maunya dilukis
dan dibantu bu evi melulu. Tapi dia malah bantu temannya. Hahhahahahaha...
ada-ada pun.
Rupanya,
setelah dilukis, ada kegiatan lanjutan di kelas yang mungkin berupa membungkus
hadiah untuk emak dengan plastik dan menghiasnya dengan pita dan kartu ucapan.
Tentunya, pembungkusan ini dilakukan setelah kering. Siapa pula yang
melakukannya??? Bu Evi juga. Hahhahaha
Setelah
pembungkusan anak-anak mengambil foto bersama dengan karyanya masing-masing.
Tampak bakpau lumayan gak urus dan gak sadar kamera seperti biasa.
Hahahahhaa...
Di kelas, ada panduan pula untuk memberikan hadiah untuk emak, yang bilangnya ibuknya dipeluk dulu. Lalu dicium dan blab la bla wes gak tau terusannya.
Sebagai
manusia yang nggak romantis dan gak urus begituan, gueh gak akan tersentuh
apalagi terbuai. Si bakpau juga ngasihnya biasa aja di depan sekolah, itu pun
karena mengeluarkan jaket setelah beli jus mangga di samping indomaret depan
sekolah. Belum ngerti juga dia, pokoknya pikirnya pulang ayo buk beli jus. Ahahahhahah....
Yang
jelas, kegiatan ini sangat bagus bagi anak-anak. Bukan dari segi kejutan untuk
emaknya. Tapi bagi guweh, ada kegiatan yang bermanfaat yaitu membuat karya dari
tangan anak-anak sendiri. Sebuah ide yang kreatif dan murah dengan menggunakan
sendok nasi dari kayu yang bisa dihias sesuai kreasi tapi juga tak terlalu
mahal harganya. Selain itu juga anak-anak ada kegiatan melukis dan menghias,
yang melatih motorik halus dan kreasinya masing-masing.
Sampai di
rumah, ketika ditanya : Wah, bagusnyaaa.... ini siapa yang bikin???
Bu Evi,
jawabnya.
Lho bukan adek??
Bukan.
Xixixixi...
Lho bukan adek??
Bukan.
Xixixixi...






Tidak ada komentar:
Posting Komentar