Agenda
kegiatan hari ini adalah menjahit buku dan bermain bebas di arena outbound.
Mengenai teknis kegiatan menjahit buku, emaknya sendiri belum paham karena
tentunya anak2 juga pasti gak mungkinlah dilepas bebas tusuk jarum sana sini.
Bu Guru pasti mendampingi dengan sekuat tenaga mengurus cindil2 kecil yang
berlarian kesana kemari itu.
Dari foto,
tampak si bakpau begitu antusias hingga gak mau duduk. Posisi tubuhnya selalu
paling heboh sedunia. Hahhahahahahha.... Dia masih baru, tapi kok sdh hampir
dua bulan sekolah masih neset2 aja ya tingkahnya. Okelah. Yang pinter di
sekolah ya nak, kapan gak nangis lagi kalau berangkat???
Menjahit
buku ini mungkin merupakan bagian dari kegiatan membuat-membuat alias
bikin-bikin prakarya di sekolah yang kayaknya untuk acara hari ibu besok
tanggal 22. Kenapa kok dibilang kayaknya? Karena sekolah pun merahasiakan apa2
yang dibikin anaknya buat emaknya ini sebagai bentuk kejutaaaan! Gitu. Padahal
guweh sih gak terlalu suka kejutan ya, apalagi yang bentuknya ngerjain apalagi
ngibulin.
Bagi
guweh, hari ibu itu harusnya setiap hari. Perayaan hari ibu Cuma sekedar
peringatan tahunan aja. Berdoa buat ibu bapak juga setiap hari, setiap habis
sholat, setiap saat. Bukan Cuma hari ibu saja.
Lihat nih
emak bakpau yang aslinya memang g seberapa suka dandan, makin rembez aja tiap
hari. Setiap hari itu hitam, g ada tanggal merah. Setiap saat itu konsentrasi,
ngawasi anak yang seringnya ujet2 ngrusak2 sembarang kalir dan belum bisa
dibilangi.
Sebagai
emak yang hatinya sekeras batu, guweh sih menyerahkan sepenuhnya pada sekolah.
Yang penting anak-anak punya kegiatan yang bermanfaat dan bisa bersosialisasi
di rumahnya biota. Jadi emaknya ini punya waktu sejam dua jam buat selonjoran
dikit lah ya. Xixixixii.. Nyapu kek, beres2 ta apa gitu di rumah. Atau nulis artikel gini tanpa diujet2 kibornya sama bakpau. Lumayan lah.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar