Salah satu
pelajaran di sekolah adalah pengenalan huruf hijaiyah yang masuk dalam sentra
IMTAQ. Pelajaran biasanya dilakukan di kelas dengan cara bu guru menunjukkan
gambar2 dan menjelaskan bentuk2 huruf2 hijaiyah. Kalau gak salah, materi anak
pPG hanya dikenalkan beberapa huruf awal saja. Namanya juga pengenalan.
Nah, yang
begitu brilian menurut emaknya ini adalah metode praktiknya bukan berupa
menulis huruf hijaiyah seperti cara umum yang dilakukan guru ngaji biasanya.
Anak umur segini kan belum banyak yang sudah betul megang pensilnya, jadi
metode menulis ulang huruf hijaiyah kurang tepat.
pPG TK
Al-Iman Jombang rupanya punya metode yang kreatif dan sangat revolusioner
menurut emaknya ini : pakai stempel. Jadi huruf hijaiyah itu dicetak dalam
bentuk stempel satu persatu. Anak2 diperkenankan memegang satu stempel dan
boleh menyetempel bebas di kertas yang sudah disediakan. Jadi sambil bermain,
mereka juga bisa memperhatikan bentuk yang mereka stempel itu.
Secara ya
anak umur segini kan seneng2nya ujet2 sembarang kalir. Mulai gunting2 kertas,
ujet2 koran baru yang masih dibaca, maupun nyetempel apa2 dimana2. Termasuk
Bakpau waktu di tokonya abah begitu senangnya nyetempel apa2 sampai semua nota
penuh dengan stempelan.
Jadi,
metode pengenalan huruf hijaiyah ini seakan dilakukan sambil bermain, termasuk
menyalurkan hasrat anak2 untuk ujet2. Stempel memang metode yang sangat tepat,
hebat, hemat! Brilian!
Tampak si
bakpau bersama salah satu kawan sekelasnya itu menyetempel huruf hijaiyah di
kertas putih yang sudah disediakan bu guru. Si Bakpau memegang stempel huruf
Tha’ sedangkan kawannya memengag stempel huruf Ta’. Dia tampak senang dan menikmati
kegiatan stempel ujet2nya itu.
Brilian.
Semoga
dengan kegiatan ujet2 yang senang dia lakukan, jadi membuatnya cepat memahami
huruf hijaiyah dan cepet pinter ngaji! Aamiin!!!!!!!!






Tidak ada komentar:
Posting Komentar